Sejarah Kawah Dieng

Sejarah Kawah Dieng Tersebar di kawasan obyek wisata dataran tinggi Dieng. Ada beberapa kawasan yang masih aktif yang bisa di kunjungi oleh para wisatawan yang berada di dataran tinggi Dieng. Salah satunya adalah “kawah sikidang” selain memiliki kawah sikidang. Sejarah Kawah Dieng juga memiliki kawah lainya seperti “kawah seleri,candradimuka,timbang,sinila”

Kandungan blerang yang menjadi ciri khas dari masing-masing kawah. Yang tersebar di wilayah dataran tinggi Dieng, sangat di minati oleh para pengunjung. Letusan-letusan kecil di sekitar lubang kawah menjadi pemandangan yang unik serta menarik menciptakan daya tarik tersendiri bagi yang mengunjungi nya. Kandungan blerang di percaya bisa mengobati berbagai macam penyakit kulit.

Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif berketinggian 2000m di atas permukaan laut. Sehingga kandungan blerang ini bisa di temui dari berbagai lokasi yang ada di kawasan obyek wisata Dieng,

1.Sejarah Kawah Dieng (kawah sinila)

Sejarah Kawah Dieng

Tertelak di Desa Sumberejo Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara ini, Pernah mengalami tragedi sejarah yang cukup kelam. Yaitu terjadinya letusan yang memakan korban tak sedikit. Salah satu Desa yang menjadi korban letusan ini adalah desa sinila. Tercatat sekitar kurang lebih 123 Orang yang menjadi korban keganasan sinila, Sehingga sampai saat ini kawah sinila  menjadi catatan sejarah di dataran tinggi Dieng.

2.Sejarah Kawah Dieng (Kawah timbang)

Sejarah Kawah Dieng

Kawah timbang juga merupakan kawasan yang masih aktif hingga saat ini,terletak bersebelahan dengan kawah sinila. Sehingga kawah timbang bisa di katakan masih satu willayah dengan kawah sinila. Lebih tepatnya terletak di Desa batur, Kecamatan batur kabupaten Banjarnegara.  Lokasi berada di tengah perkebunan warga. Kawasan timbang ini menjadi kawasan yang aktif yang cukup populer karena pernah menjadi bahan pemberitaan di karenakan mengeluarkan gas beracun pada tahun 2013-2014.

3.Sejarah Kawah Dieng (Kawah Candradimuka)

Sejarah Kawah Dieng

Bisa di katakan kawah Candradimuka adalah sebuah kisah dari sejarah tokoh pewayangan mahabarata. Legenda mengatakan kawah candradimuka pernah di gunakan untuk memandikan gatotkaca sehingga memiliki kesaktian yang luar biasa. Terletak di Desa pekasiran kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Obyek wisata ini memiliki mitos yang cukup unik, yaitu adanya air tawar di sekitar yang bisa membuat awet muda.  Medan yang di tempuh menuju lokasi ini lumayan cukup sulit karena harus melewati akses jalan yang sulit di jangkau menggunakan kendaraan umum.

4.Sejarah Kawah Dieng (kawah sileri)

Sejarah Kawah Dieng

Kawah yang satu ini memiliki akses jalur yang mudah di bandingkan kawah candradimuka. Jalan yang mudah di jangkau oleh para wisatawan yang berkunjung tentunya bisa di jadikan refrensi obyek wisata alam yang recomended. Selain itu baru-baru ini terdapat wahana hiburan baru yaitu : dqiano waterpark. Sejarah dari kawah sileri memiliki asal muasal air leri (Cucian beras) dari situlah warga menyembutnya kawah sileri. Lokasi yang di tempuh dari desa wisata Dieng tak memakan waktu lama, hanya berjarak 40 menit dari Kompleks Candi arjuna.

5.Sejarah Kawah Dieng (kawah sikidang)

Sejarah Kawah Dieng

Satu lagi yang menjadi destinasi populer untuk wisatawan yang berkunjung ke dataran tinggi Dieng. Yaitu adalah Kawah sikidang, tertelak di bagian tengah-tengah desa wisata Dieng, di hempit oleh 2 obyek wisata populer lainya yaitu obyek wisata Telaga warna, & Kompleks Candi Arjuna. Sejarah yang unik, adalah sejarah tentang bagaimana letusan yang berpindah-pindah seperti hewan kidang (kijang), sikidang memilki kandungan blerang yang cukup tinggi, namun blerang tersebut bisa di gunakan untuk mengobati bermacam jenis penyakit kulit, sehingga salah satu keunikan inilah yang menjadi daya tarik dari kawah sikidang tersebut.

Follow us on Instagram : @explorediengtour.id