Kompleks Goa

Kompleks Goa

Dari sebelah timur bagian obyek wisata alam telaga warna. Ada beberapa obyek wisata yang rasanya sangat sayang apabila anda lewatkan begitu saja. Kompleks Goa atau yang lebih di kenal dengan, Goa Jaran, Goa Sumur, dan Goa semar ini, memiliki catatan sejarah yang cukup panjang dan berkaitan dengan adanya petilasan yang ada di kawasan dataran tinggi Dieng. Dari masa lampau hingga kini.

Kompleks Goa meliputi 3 Goa yaitu Semar, Jaran dan Goa sumur. Dari masing-masing goa ini, mempunyai mitos atau mitologi menurut warga sekitar. Goa semar merupakan goa yang sering kali dikunjungi oleh tokoh-tokoh penting pada saat acara ritual tahunan Dieng maupun tidak. Goa ini mengambil nama dari tokoh kisah pewayangan versi Jawa, yaitu di namakan dengan nama “Semar”,  menurut catatan sejarah Goa semar pernah dijaga oleh eyang semar pada wangsa era sanjaya atau kerajaan kalingga. Yang letaknya belum di ketahui hingga sekarang. Dari situlah sejarah goa semar tercipta. Selain itu goa semar juga memiliki ruangan yang cukup luas di bandingkan dengan Kompleks Goa yang lainya.

Selain goa semar Kompleks Goa yang lainya yaitu bernama Goa sumur. Goa ini di percayai oleh warga setempat memiliki kandungan air yang suci. Bahkan pada jaman dahulu pun air dari goa ini digunakan untuk upacara suci oleh umat hinduisme. Air yang berada di dalam goa sumur. Menjadi sangat berguna pada jaman hindu mataram kuno. Karena selain digunakan untuk menjadi pelengkap acara ritual. Air ini juga dipercayai dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Dengan meminum atau mengusapkan air ke bagian tubuh yang terkena penyakit.

Kompleks Goa dan keunikan nya

Kompleks Goa yang ketiga atau di kenal dengan Goa jaran. Berada di sebelah Goa semar dan sumur,  sejarah dari goa ini cukup unik dan tidak terlalu memiliki hawa mistis yang berlebih. Dari sejarah goa jaran, tempat ini dahulu nya di gunakan oleh resi kendali seto. Pada suatu ketika ada seekor kuda yang memasuki goa ini, keadaan yang sedang hujan memaksa kuda ini untuk berteduh. Lalu pada ke esokan harinya hewan kuda tersebut keluar dalam keadaan Hamil, sehingga goa jaran juga dipercayai dapat digunakan untuk bersemedi para kaum wanita yang susah memiliki keturunan. Jaran adalah bahasa jawa yang artinya “Kuda” sehingga goa ini di namakan goa jaran pada jaman kerajaan mataram hindu kuno.

Baca juga tentang sejarah Telaga warna 

Follow us on Instagram : @explorediengtour.id